Rabu, 24 Juli 2013

Ramadhan Kini, Dinodai Tayangan Komersil yang Inedukatif!

Tak aneh rasanya jika Ramadhan jadi lahan komersialisasi agama. Tak ada batasan jelas memang untuk media meraup Rupiah di bulan berkah ini, tapi jika dipelototi banyak juga acara yang asal rame bahkan nyaris tak senada dengan betapa agungnya Ramadhan. Mestinya KPI sigap dengan fenomena ini.
Tengok saja acara sahur di dalamnya hanya hiburan-hiburan tidak patut dengan humor kelewatan berhias hadiah jutaan. Secara tak langsung tontonan ini lambat bahkan cepat akan jadi tuntunan masyarakat, benar-benar sedikit yang mendidik.
Pernah ada seorang ayah yang prihatin dengan keadaan ini, sampai-sampai jika anaknya melihat tayangan-tayangan humor itu sang ayah terus mendampingi anaknya agar tidak mencontoh (nyaris semua) tayangan tersebut. Maklum saja jika sampai seperti itu, karena tak dipungkiri acara tersebut isinya hanya melulu melecehkan, merendahkan martabat manusia, dan semua itu menjadi bahan lawakan yang seakan di bawakan dengan tanpa dosa. Ya, akui saja.
Ayo KPI, mana tongkat gembalamu? Giring mereka ke Mesjid terdekat, lalu suruh MUI latunkan (jika perlu teriakkan) Adzan ke telinga mereka semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar