Tengok saja acara sahur di dalamnya hanya hiburan-hiburan tidak patut dengan humor kelewatan berhias hadiah jutaan. Secara tak langsung tontonan ini lambat bahkan cepat akan jadi tuntunan masyarakat, benar-benar sedikit yang mendidik.
Pernah ada seorang ayah yang prihatin dengan keadaan ini, sampai-sampai jika anaknya melihat tayangan-tayangan humor itu sang ayah terus mendampingi anaknya agar tidak mencontoh (nyaris semua) tayangan tersebut. Maklum saja jika sampai seperti itu, karena tak dipungkiri acara tersebut isinya hanya melulu melecehkan, merendahkan martabat manusia, dan semua itu menjadi bahan lawakan yang seakan di bawakan dengan tanpa dosa. Ya, akui saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar